Cara Kultur Artemia Mengunakan Botol

Cara Ternak Artemia Mengunakan Botol adalah membudidayakan makanan alami ikan, pakan tersebut guna untuk memenuhi gizi larva ikan. contohnya pada budidaya ikan bandeng. adapun pakan alami lain yang sejenis artemia yaitu pakan alami kutu air. Artemia masih tetap merupakan bagian yang esensial sebagai pakan larva ikan dan udang diunit pembenihan. Keberhasilan pembenihan ikan bandeng, kakap dan kerapu juga memerlukaan ketersediaan Artemia sebagai pakan alami esensialnya, serta dengan adanya kenyataan bahwa kebutuhan Artemia untuk larva ikan kakap dan kerapu 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan larva udang, maka kebutuhan cyste Artemia pada tahun-tahun mendatang akan semakin meningkat.Dalam Melakukan budidaya artemia cukup mudah, dimana budidaya yang ada disini dimasudkan untuk menetaskan telur artemia yang sudah dijual ditoko-toko, tetapi dalam pembahasan kali ini, menggunakan bibit artemia. Bibit dapat dibeli di toko-toko ikan tertentu. Bibit artemia berbentuk kista, kista tersebut akan ditetaskan dalam sebuah wadah, dimana wadah budidaya artemia yang akan dibahas menggunakan botol. Berikut cara budidaya artemia dalam botol :

Siapkan Peralatan Yang digunakan

  • Selang Oxygen
  • Botol Minuman
  • Pompa Udara
  • Sendok
  • Garam
  • Sera Artemix(kista/telur)
  • Wadah Panen

Berikut tata-cara membudidayakan Artemia.

Cara pertama budidaya artemia. siapkan botol air mineral ukuran 1 liter dan potong bagian bawah botol. Kemudian gunakan tali untuk gantungan botol. Lubangi tutup botol untuk penempatan selang udara Oxygen. 

Cara kedua budidaya artemia. Siapkan Garam Ikan 1 sendok makan. Garam merupakan sumber makanan dari artemia dan menjadikan kondisi air dalam botol sesuai habitat asli artemia yaitu di laut.

Cara kempat budidaya artemia. Masukkan Garam 1 Sendok makan ke dalam botol.

Cara kelima budidaya artemia. Siapkan 1 sendok SERA Artemia Mix atau Supreme Plus. 

Cara keenam budidaya artemia. Masukkan SERA Artemia Mix atau Supreme Plus ke dalam botol . SERA merupakan bibit dari artemia yang berwujud kista.

Cara ketujuh budidaya artemia. Masukan Air Mineral Bersih pada botol hingga hampir penuh.

Cara kedelapan budidaya artemia. Hidupkan mesin pompa udara untuk mensuplai Oxygen pada botol

Cara kesembilan budidaya artemia. Biarkan proses itu bekerja selama 24 jam

Cara kesepuluh budidaya artemia. Setelah 24 jam. matikan mesin pompa udara, dan biarkan air dalam botol diam sekitar 20 menit. Bayi Artemia akan mengendap atau berada di bagian bawah botol.

Selanjutnya saring Artemia yang berwarna orange itu dengan saringan kain yang paling halus (boleh pakai saringan teh), Bilas Artemia dengan air mineral bersih pada saat masih di dalam saringan yang sama sebanyak 2 kali. Selanjutnya Artemia siap diberikan kepada Larva Lele atau Larva Ikan Hias sebagai pengganti Cacing Sutra yang sulit diperoleh dan sedikit repot dalam pembudidayaannya.

Semoga Bermanfaat Sumber: http://www.alamikan.com

Post Author: bettaguppy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *