BettaGuppy.com

All About Betta & Guppy Fish

Budidaya Kutu Air dengan Daun Pisang

SLEMAN (25/01/2021) – Keberadaan kutu air bagi para breeder cupang maupun guppy cukup penting. Kutu air sangat efektif untuk menunjang keberhasilan budidaya. Pengalaman kami lebih baik memberikan kutu air bagi burayak daripada artemia, apalagi jika kita juga bekerja di luar rumah. Kutu air bisa bertahan hidup di media pembesaran burayak cupang sekitar 3 hari, sedangkan artemia hanya bisa bertahan sekitar 6 jam.

Selain dengan cara mengambil langsung dari alam, kutu air bisa juga dibudidayakan. Sehingga kita tidak perlu setiap hari hunting mencari kutu air di selokan atau di sawah. Kutu air hasil budidaya juga lebih sehat dan aman bagi ikan.

Budidaya kutu air (kutir) cukup mudah, perlengkapan dan bahan-bahannya mudah dijumpai di sekitar rumah. Kita bisa menggunakan air hijau, ragi aktif, em4, daun kol dan tentu saja memanfaatkan daun pisang kering. Jangan lupa menyiapkan media yang cukup lebar, kita dapat menggunakan kolam beton, kolam fiber atau ember yang lebar.

Cara mudah budidaya kutu air (kutir) menggunakan daun pisang dan ragi aktif.
Tahapan:
1. Siapkan media/wadah bududaya dengan ukuran minimal 50 cm.
2. Isi air dan endapkan selama 3 hari.
3. Masukkan daun pisang kering dan pelpah yang agak basah.
4. Diamkan selama 24 jam.
5. Masukkan ragi aktif, cara membuat ragi aktif dengan mencampur sedikit ragi/fermipan (2 gram) dengan sedikit gula (takaran 1/2 sendok teh) kemudian dicampur dan dikocok dengan air hangat 200 ml.
6. Masukkan starter kutu air secukupnya.
7. Lebih baik menggunakan aerator jika tidak terkena cahaya matahari.
8. Jika terkena cahaya matahari (di teras) tidak harus menggunakan mesin aerator.
9. Masukkan pakan (ragi aktif) 3 hari sekali.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!